Selasa, 17 Desember 2013

Film Dokumenter Pendek terbaik FFI 2013: Split Mind Schizophrenia

Banyak orang mengetahui tentang penyakit Schizophrenia adalah penyakit gangguan jiwa atau gangguan kejiwaan yang mempengaruhi fungsi otak manusia.
Penyakit Schizophrenia banyak mengalami halusinasi yang meneror atau mengintimadasi, dengan contoh (orang itu merasa diawasi dengan secara terus-menerus atau diikuti ketika pergi kemanapun).

Ide awal pembuatan Film Dokumenter pendek Split Mind mengacu dari kisah nyata Nia sang Produser, ia memiliki kakak yang mengidap penyakit Schizophrenia, tapi keluarganya Nia beranggapan itu karena guna-guna.

Akhirnya Nia pun mempercayai filmnya itu untuk digarap oleh Sutradara Andri Sofyansyah yang memiliki dasar ilmu editing film. Dan berdasarkan pengalaman editing Andri pun menerima tawaran untuk menyutradarai film tersebut.

"Banyak dosen-dosen mengatakan, alangkah bagusnya kalau ingin membuat film yang dekat dari kita," ujar Andri ketika ditemui oleh wartawan Kluget.com di kawasan Sabang, Jakarta Pusat (11/12/13).

Film Split Mind ini menceritakan. Tentang orang menyedap penyakit  Schizophrenia, yang dengan konsep rekonstruksi atau reka adegan ulang yang menceritakan tentang penyakitnya itu.
Setelah jadinya film Split Mind banyak orang yang menikmati alur ceritanya, sehingga banyak dari penonton terbawa emosional dari film tersebut. Bahkan Film Split Mind mendapat anugerah 'Film Dokumenter Pendek terbaik FFI 2013'.

Andri pun berpesan, "banyak orang mengetahui orang gila itu takut, kita melihatnya seperti jijik, serem. Namun orang gila itu normal seperti kita, hanya saja pikirannya terganggu," ujar mahasiswa Institut Kesenian Jakarta itu.